ASIK Camp: Guru Sehat, Sekolah Hebat
Dalam upaya mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang ramah kesehatan mental, SMAN 1 Wonosari bekerja sama dengan YAKKUM Rehabilitation Centre menyelenggarakan kegiatan ASIK Camp: Energize Your Mind, Mindful Teacher, Healthy School pada Senin, 1 Juni 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program ASIK (Aksi Sehat Jiwa, Inisiatif, dan Kontribusi Kaum Muda) ini dilaksanakan di The Lost World Farm yang berlokasi di Kabupaten Sleman, dan diikuti oleh 60 guru dan tenaga kependidikan SMAN 1 Wonosari.

Foto Bersama peserta dan Tim ASIK Yakkum
Program ini bertujuan mendukung terwujudnya sekolah yang ramah kesehatan mental melalui berbagai upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah, baik bagi peserta didik maupun guru dan tenaga kependidikan. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh ruang untuk relaksasi, penyegaran pikiran, serta penguatan hubungan antar rekan kerja yang diharapkan dapat menunjang terciptanya iklim sekolah yang lebih positif, sehat, dan mendukung kesejahteraan emosional seluruh warga sekolah.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi Safeguarding Protocol oleh Kak Ester sebagai landasan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Project Manager Program ASIK, Ibu Siswaningtyas, yang menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental sebagai bagian dari pembangunan ekosistem sekolah yang sehat dan berkelanjutan.

Ibu Siswaningtyas (kiri) dan Ibu Tumisih (kanan) saat memberikan sambutan
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Wonosari Tumisih, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap para guru dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyegarkan kembali energi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kesiapan dalam mendampingi peserta didik di sekolah.
Sesi pertama diisi dengan praktik mindfulness yang dipandu oleh psikolog, Spy Mandrasari, M.Psi., Psikolog. Melalui berbagai latihan kesadaran penuh, peserta diajak untuk mengenali kondisi diri, mengelola stres, dan membangun ketenangan batin di tengah berbagai tuntutan pekerjaan. Suasana yang tenang dan sejuk di kawasan lereng Merapi semakin mendukung peserta untuk fokus pada proses refleksi dan relaksasi.

Ibu Spy Mandrasari memandu peserta praktik mindfulness
Setelah sesi mindfulness, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan dan aktivitas outbound yang dirancang untuk membangun kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan antar peserta. Suasana penuh semangat, tawa, dan kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antar guru dan tenaga kependidikan.

Sesi Outbound Guru dan Tenaga Kependidikan
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan refleksi bersama. Para peserta menyampaikan berbagai pengalaman positif yang diperoleh selama mengikuti ASIK Camp, mulai dari meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental hingga terbangunnya hubungan yang lebih hangat dengan rekan kerja. “Kegiatannya sangat membahagiakan karena kita diajak mengenali diri sendiri,” ungkap Zahra Fauziah, S.Pd. sebagai salah satu peserta. Hal senada juga disampaikan oleh Iqbal Darmawan, S.ST. Menurutnya, kegiatan ASIK Camp ini menarik karena peserta diajak untuk praktik mengelola dan mengatasi stress dengan cara yang paling sederhana.

Foto Bersama Seluruh Peserta
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Wonosari menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan psikologis seluruh warga sekolah. Dengan guru dan tenaga kependidikan yang sehat secara emosional, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang semakin positif, inklusif, dan mendukung perkembangan murid secara optimal.(*)
Penulis: Sukaningtyas
EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!